Sabtu, 16 Desember 2017

Kempi Go Kempi

Plakk... Sebuah selebaran kertas menempel tepat di wajah kempi. Menutupi seluruh pandangannya.
"Howaaa apaa ini...?" Kempi segera menghentikan sepedanya dan mengambil kertas yang menutupi wajahnya itu.

"Anginnya kencang sekali.. Dan, siapa yang sembarangan membuang kertas? Ughh.."

Namun, kekesalan Kempi menghilang seketika, saat ia membaca tulisan di kertas itu.


"Pawai Sepeda Lucu" begitu yang tertulis.

Kempi: Noga

"Bunda aku mau cemal-cemil..." pinta Kempi pada ibunya yang sedang merapikan bahan makanan di meja.

"Kempi kan tadi sudah makan wortel saus mayo. Memangnya Kempi masih lapar?" Tanya ibunya memastikan.

"Kempi tidak lapar, tapi kempi masih ingin mengunyah.."

Ibu Kempi tertawa geli mendengarnya.


"Bagaimana kalau kita buat cemilan dari bahan yang ada?" 

Jumat, 15 Desember 2017

Kempi: Pulau Gajah

Kempi membantu ayahnya mendatung perahu ke tengah laut. Kempi sennag sekali bisa naik perahu bersama Ayah.
Di perahu, Kempi mengamati pemandangan laut dengan bantuan sebuah teropong.

Lalu ia melihat sebuah pemandangan yang unik! Ia seperti melihat seekor gajar super besar!!

"Ayah.. Aku melihat gajah super besar!"

"Coba Ayah pinjam teropongnya."

Kempi menyerahkan teropong miliknya pada Ayah..

"Wah.. Itu Pulau Gajah! Waktu kecil, Ayah ingin sekali pergi ke sana."

"Kempi juga mau ke Pulau Gajah!"

Minggu, 10 Desember 2017

Kempi: Mengusir Monster Dingin

Akhir-akhir ini, Kempi sering merasa kedinginan. Kemudian ia jadi ingin tidur terus dan lupa makan. 

Ternyata, bukan hanya Kempi saja yang merasa demikian. Semua penduduk bukit rupa-rupa merasakan hal yang sama.

Seorang ahli bukit, kemudian menyelidikinya.. Ternyata, semua ini disebabkan oleh monster dingin!

Monster dingin bisa berubah menjadi apa saja yang dingin. Tapi bukan sembarang dingin...Dinginnya membuat orang-orang jadi malas bangun, lupa makan dan merasa sedih. 

"Aku harus menghentikan ulah Monster Dingin!" Ujar kempi dengan tekad yang kuat. 

Kemudian Kempi menuju perpustakaan dan mencari buku tentang monster dingin.


"Ketemu!" Kempi bersorak sambil memegang sebuah buku yang sudah usang.

"Owhh... Ternyata monster dingin bisa hadir kapan saja. Ada banyak hal yang dapat mengusirnya. Yang paling mudah adalah..  Melompat-lompat dengan semangat!"

Howaaa Kempi.merasa sangat takjub, karena kini ia punya alasan untuk mengajak penghuni bukit rupa-rupa untuk melompat-lompat sepuasnya

Kempi mengajak semuanya berkumpul di padang rumput, untuk kemudian melompat-lompat bersama. 

Kini semuanya merasakan hawa hangat dan tidak merasa kedinginan lagi. 

👆 terinspirasi dari Kirei yang senang mandi berendam cukup lama. Dan senang melompat-lompat.

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBundaSayang
#InstitutIbuProfesional

Sabtu, 09 Desember 2017

Kempi: Bepergian Bersama Teman

Kakek Kempi mengirim surat! Di dalam surat itu, Kakek bercerita bahwa ia sudah sangat rindu pada Kempi.

Ayah Kempi kemudian mengajak Kempi untuk mengunjungi Kakek di bukit seberang sungai.

Perjalanannya jauh! Karena itu, Ayah membolehkan Kempi mengajak 2 orang temannya.


Kempi kemudian mengajak Gami si beruang putih dan Lupi si Burung pipit, untuk ikut bersamanya. 

Jumat, 08 Desember 2017

Kempi: Pisang Rasa Ubi

"Bunda.. Aku mau main sama Kucing di Padang Rumput ya..."

"Bagaimana kalau Kempi bantu bunda mengambil pisang di kebun..?"

"Tapi nanti aku boleh ke padang rumput ya Bunda?"

"Iya..."

Kemudian Kempi mengambil 1 sisir pisang di kebun dan membawanya ke dalam rumah.


"Bunda.. Pisangnya boleh langsung dimakan?"

"Ini harus dimasak dulu Kempi.."

"Kempi mau bantu!"

"Baiklah.. Kempi kupas pisangnya dulu ya.. Bunda siapkan adonannya ya"

Kempi memgupas semua pisang, lalu membantu Bunda membuat adonan.

"Kempi mau mengaduk adonan.."

Kempi memgaduk adonan dengan semangat, sampai-sampai mukanya belepotan terkena cipratan adonan.

"Kempi.. Lihat, wajahmu jadi lucu.. Hihihihi..." Ujar bunda tertawa geli melihat wajah Kempi.

"Kempi suka memasak! Tapi.. Kira-kira pisang gorengnya enak tidak ya?"

"Ayo kita goreng.."

Bunda membantu Kempi mencelupkan pisang yang telah dilumuri adonan. Setelah semua pisang digoreng, Kempi menatanya di piring cantik.

"Tunggu Bunda.. Kita belum siapkan tehnya.."

Kempi bergegas menyiapkan perlengkapan minum teh, dan menatanya di meja.

"Waahh.. Hari ini kita pesta minum teh!"

Saat Kempi mengunyah pisang gorengnya...

"Hihihi... Ini pisang rasa ubi!"

"Hahaha betul sekali.. Alhamdulillah.."

"Aku mau bungkus beberapa potong untuk dibawa ke padang rumput ya Bunda.."

"Hmm boleh... Semoga kucing suka makan pisang rasa ubi ini.. Karena kita tidak punya pisang rasa ikan."

"Hahaha..." Kempi dan Bunda tertawa bahagia.

👆 Kisah itu terinspirasi dari kegiatan tea time bersama anak-anak. 
Kirei yang masih suka rewel, dengan mudah bisa diajak atau dialihkan hanya dengan menghadirkan tokoh Kempi.

Seakan-akan panggilan Kempi ini menjadi mantra ajaib..

Ketika terbangun di malam hari.. Kirei sering rewel.. Tapi setelah dipanggil..

"Kempi.." 

Maka kirei dengan mudah akan mengikuti arahan saya. :D 

Kamis, 07 Desember 2017

Kempi: Teman Baru

Kempi melompat-lompat diantara bebatuan. Tiba-tiba Kempi mendengar suara...

Gusrak...

Kempi terkejut, ia berusaha mencari sumber suara.

"Siapa itu?" Tanya kempi sambil menerobos ke semak-semak.

Miauuuw...


"Hai kucing... Sedang apa kamu di sini?"

"Miauww.. Aku sedang mencari makanan."

"O ow.. Tapi di kebunku ini tidak ada makanan untuk seekor kucing."

Rabu, 06 Desember 2017

Kempi: Sepatu Pelompat

Horee! Hari yang dinanti telah tiba. Ayah sudah pulang, dan mengajak Kempi piknik ke padang rumput. Ayah memberikan kejutan lainnya. 

"Ayah.. Apa yang ada di dalam tas itu?"
"Akan Ayah beri tau setelah kita sampai di padamg rumput ya.."

Kempi penasaran, tapi perhatiannya segera teralihkan ketika Bunda mengajak semuanya berangkat.

Keluarga Kempi melompat-lompat kecil, pergi menuju padang rumput.


Sampai di padang rumput...

Selasa, 05 Desember 2017

Kempi: Melompat di Pagi Hari

"Kempi.. Ayo bangun.."

Bangun.. Ayo bangun..
Hari.. Sudah siang..
Ayo lekas bangun..
Dan segera mandi..
Kita akan piknik pagi-pagi..


Bunda Kempi membangunkan Kempi dari tidur nyenyaknya dengan sebuah nyanyian yang akrab di telinga Kempi.

Senin, 04 Desember 2017

Menghadirkan Tokoh Dongeng Kempi si Kelinci Merah Muda

Tantangan level 10 benar-benar kombinasi seluruh materi bunsay 1 s.d 9! Bagaimana tidak, di level ini kita harus menghadirkan dongeng sebagai jawaban atas segala tantangan yang dihadapi setiap harinya.

Di saat tantangan ini muncul, semesta langsung mengiyakan dan memberi tantangan yang cihuy..

Kirei menolak untuk makan, dan memilih untuk main boneka tangan. Dan.. Ia langsung memilih boneka tangan kelinci berwarna merah muda.


Aha! Ini dia dongeng yang bisa dihadirkan.